Abstract
Pasif dan bergantungnya siswa kelas X-2 terhadap internet sebagai sumber argumen dalam sesi diskusi saat pembelajaran menyebabkan kemampuan berpikir kritis yang dimiliki tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan di analisis melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian 25 siswa kelas X-2 SMAN 12 Kendari. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis pra-siklus didapatkan nilai 52 dengan kategori rendah, pada tahap siklus I rerata nilai kemanıpuan berpikir kritis siswa sebesar 69 kategori cukup, dan tahap siklus II memnperoleh rerata nilai 81 kategori tinggi. Peningkatan yang signifikan dari kategori cukup ke kategori tinggi pada tahap siklus kedua sebagai hasil dari penyesuaian (refleksi) dan peningkatan guru secara kontinu terhadap proses pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Hamrin, & Harizah, D. T. D. (2023). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Inkuiri Terbimbing Pada Materi Pengantar Ilmu Geografi. Journal of Geographical Sciences and Education, 1(2), 85–91. https://doi.org/10.69606/geography.v1i2.63
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.