PENDEKATAN ILMU BALAGHAH DALAM SHAFWAH AL-TAFÂSÎR KARYA ‘ALI AL-SHABUNY

  • Rifai J
N/ACitations
Citations of this article
110Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini mengkaji pendekatan ilmu balaghah dalam kitab Shafwah al-Tafâsir karya Imam ‘Ali al-Shabuniy. Salah satu bentuk i’jâz al-Qur’an terletak pada susunan yang fashih dan mengandung unsur Balaghah. Karena itu, diperlukan pendekatan ilmu Balaghah dalam menafsirkan al-Qur’an. Kebutuhan ilmu Balaghah untuk menafsirkan al-Qur’an sudah disadari pada awal perkembangan Islam. Kitab Shafwah al-Tafasir memiliki keunikan tersendiri ketika menggunakan Ilmu Balaghah dalam menjelaskan.  Al-Shabuni menyajikannya secara sederhana dan sistematis. Untuk mendalami pendekatan ilmu balaghah dalam kitab Shafwah al-Tafâsir, penelitian ini mengunkan metode kualitatif deskriptif, dengan mengambil surat al-Fatihah sebagai objek kajiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Shabuni ketika menafsirkan surah al-Fatihah, menyebutkan beberapa unsur ilmu Balagha, yaitu: ada ungkapan jumlah khabriyah, tetapi yang dimaksud adalah jumlah insyâiyyah; iltifat; taqdîm dan ta’khîr, yang berfungsi sebagai qahr atau hashr ; alif lam pada lafadz al-hamdu bermakna li al-istighrâq ; jâr-majrûr pada lafadz lillâhi bermakna ikhtishah (pengkhususan); ada lafadz yang dibuang mahdzûf ; adanya bentuk tashrîh setelah ibhâm; Ada bentuk fi’il amr (kata kerja perintah) yang bermakna terus-menerus dan selamanya; dan Saja’ mutawâzy.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rifai, J. (2020). PENDEKATAN ILMU BALAGHAH DALAM SHAFWAH AL-TAFÂSÎR KARYA ‘ALI AL-SHABUNY. Jurnal Ulunnuha, 8(2), 245–266. https://doi.org/10.15548/ju.v8i2.1256

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free