KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TBC DI PUSKESMAS KOTA BARAT DAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO

  • Rasdianah N
  • Hiola F
  • Katili A
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan terapi tuberkulosis adalah kepatuhan minum obat. Kepatuhan minum obat adalah perilaku pasien untuk minum obat sesuai jenis, dosis, cara minum, waktu minum dan jumlah hari minum obat sesuai dengan  anjuran apoteker atau dokter di puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan minum obat tuberkulosis (OAT) pada pasien di Puskesmas Kota Barat dan Kota Tengah. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan rancangan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 32 penderita tuberkulosis dengan tehnik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Data dianalisis dengan analisa Univariat uji distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan kepatuhan minum obat pasien tuberculosis dipuskesmas kota barat dan kota tengah berada pada kategori  tinggi yaitu sebanyak 23 Penderita Tuberkulosis (71,9%) dan kepatuhan sedang yaitu sebanyak 9 Penderita Tuberkulosis (28,1%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Rasdianah, N., Hiola, F., & Katili, A. H. (2024). KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TBC DI PUSKESMAS KOTA BARAT DAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO. Journal of Community and Clinical Pharmacy, 1(3), 16–22. https://doi.org/10.70075/jccp.v1i3.152

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free