Abstract
Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) tidak bisa dilepaskan dari pengentasan kemiskinan dan pengelolaan lingkungan. Pembangunan dilaksanakan secara terintegrasi pada semua dimensi: ekonomi, lingkungan, dan sosial. Masyarakat miskin memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap lingkungan, sehingga ditengarai menyebabkan penurunan kualitas lingkungan. Sebaliknya, kualitas lingkungan yang menurun akan semakin memperburuk kondisi kemiskinan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kausalitas antara kemiskinan dan kualitas lingkungan, dan sebaliknya di Jawa Timur. Analisis data panel terhadap 38 kabupaten/kota di Jawa Timur selama 2018-2021 menunjukkan bahwa peningkatan kemiskinan berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan. Sebaliknya, penurunan kualitas lingkungan juga berdampak terhadap peningkatan jumlah penduduk miskin. Dengan demikian, di Jawa Timur, karena adanya hubungan yang saling memengaruhi ini, maka kebijakan pengentasan kemiskinan dapat dilakukan sejalan dengan peningkatan kualitas lingkungan.
Cite
CITATION STYLE
Zahroh, F., & Suwandana, E. (2023). Hubungan kausatif kualitas lingkungan dan kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 285–298. https://doi.org/10.36813/jplb.7.3.285-298
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.