Imunopatogenesis dan Implikasi Klinis Alergi Makanan pada Dewasa

  • Kam A
  • Raveinal R
N/ACitations
Citations of this article
310Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Alergi makanan adalah gangguan kesehatan yang timbul akibat respon imun spesifik terhadap makanan. Prevalensi alergi makanan pada anak adalah 6%, sementara pada dewasa 3 – 4%. Strategi pencegahan alergi makanan yang belum optimal menjadi salah satu penyebab insiden yang terus meningkat. Imunopatogenesis pada alergi makanan melibatkan reaksi antara alergen dengan antibodi yang dimediasi oleh immunoglobulin E, non-immunoglobulin E, atau kedua-duanya. Implikasi klinis alergi makanan pada dewasa bisa mengenai sistem gastrointestinal, kutaneus, respirasi, dan sistemik. Standar baku emas diagnosis alergi makanan adalah oral food challenge. Tatalaksana yang paling tepat adalah menghindari faktor pencetus. Terapi spesifik dan nonspesifik terhadap alergen dapat diberikan walaupun masih dalam perdebatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kam, A., & Raveinal, R. (2018). Imunopatogenesis dan Implikasi Klinis Alergi Makanan pada Dewasa. Jurnal Kesehatan Andalas, 7, 144. https://doi.org/10.25077/jka.v7i0.842

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free