Abstract
Akreditasi rumah sakit merupakan pengakuan terhadap mutu pelayanan. Hasil studi pendahuluan pada ruang filing, pintu penyimpanan tidak dikunci karena merupakan pintu akses menuju ruang rekam medis, ditemukan rekam medis disimpan pada kardus, penyimpanan berkas tersimpan dengan kurang rapi membuat rekam medis rusak dan terlipat, dan tidak tersedia tracer. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan aspek keamanan dan kerahasiaan rekam medis sesuai standar MIRM 11 dan 14. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 4 informan dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian tersedia SPO dan SK untuk pencegahan penggunaan rekam medis tanpa izin. Perlindungan dari kehilangan melakukan pencatatan pada buku register. Perlindungan dari kerusakan adalah mengganti cover, fasilitas yang cukup, serta terdapat petugas K3. Perlindungan dari gangguan akses adalah dengan petugas selalu berjaga pada ruang penyimpanan. Perlindungan pada ruang penyimpanan terhadap akses yang tidak berhak adalah pintu selalu di kunci. Tersedia SPO mengenai kerahasiaan dan privasi informasi. Regulasi dilaksanakan pada saat pelepasan informasi dan pada saat mengakses berkas. Kepatuhan lainnya petugas mematuhi terhadap waktu pengembalian rekam medis.
Cite
CITATION STYLE
Fidianti, N., & Sugiarti, I. (2022). Tinjauan Manajemen Informasi Dan Rekam Medis (MIRM) 11 Dan 14 Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Di RSU X Tasikmalaya Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 7(2), 117–125. https://doi.org/10.52943/jipiki.v7i2.986
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.