MENUMBUHKAN EMPATI DAN PERILAKU PROSOSIAL TERHADAP ANAK USIA DINI DALAM MENANGGAPI PELAJARAN ISU DUNIA NYATA

  • Syafitri S
N/ACitations
Citations of this article
346Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakSikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan perlu dikembangkan pada diri anak, terutama anak prasekolah. Peduli sosial perlu dikembangkan agar anak tidak memiliki sifat negatif, seperti sombong, acuh tak acuh, individualisme, masa bodoh terhadap masalah sosial, dan lunturnya budaya gotong – royong. Peduli sosial adalah sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. Dari sinilah kepedulian sosial menuntut kepada setiap individu agar mampu memperhatikan lingkungan tempat tinggalnya atau masyarakatTujuan dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi empati dan perilaku prososial dalam masalah dunia nyata. Menggunakan sebuah pendekatan kualitatif, tujuh siswa terlibat dalam enam sesi kelompok atau individu kegiatan termasuk lima sesi menanggapi sketsa video yang diperagakan masalah dunia nyata terkait dengan hak-hak anak (kemiskinan, perang, pekerja anak, lingkungan, atau penyakit) dan satu sesi untuk refleksi. Analisis data mengungkapkan empati emosional termasuk tekanan empati, kemarahan empatik, dan disonansi emosional. Kognitif empati diekspresikan melalui pengambilan peran, perbandingan, dan identifikasi. Ekspresi empati emosional dan kognitif, dan niat prososial terkait dengan nilai-nilai moral dan penilaian.Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Syafitri, S. M. (2020). MENUMBUHKAN EMPATI DAN PERILAKU PROSOSIAL TERHADAP ANAK USIA DINI DALAM MENANGGAPI PELAJARAN ISU DUNIA NYATA. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 12(2), 140. https://doi.org/10.26418/jvip.v12i2.34049

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free