Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kemampuan computational thinking siswa kelas X di SMA Negeri 2 Mranggen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes berupa soal yang terdiri dari empat komponen computational thinking: dekomposisi, abstraksi, algoritma, dan pengenalan pola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan cukup dalam computational thinking. Rata-rata tertinggi terdapat pada indikator CT2 (pengenalan pola) sebesar 65,28, sedangkan rata-rata terendah terdapat pada indikator CT3 (abstraksi) sebesar 41,42. Berdasarkan standar deviasinya menunjukkan variasi yang signifikan dalam kemampuan computational thinking siswa. Kesimpulannya, pengembangan pembelajaran computational thinking perlu diperhatikan. Disarankan untuk melibatkan strategi pembelajaran yang mendorong dekomposisi/pemecahan masalah, pengenalan pola, algoritma, dan abstraksi. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam abstraksi, yang merupakan indikator dengan rata-rata terendah. Selain itu, perlu adanya upaya untuk mengurangi perbedaan kemampuan siswa dalam computational thinking melalui program pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan ini.
Cite
CITATION STYLE
Mustahib, M., Roshayanti, F., & Dewi, E. R. S. (2023). PROFIL COMPUTATIONAL THINKING SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MRANGGEN TAHUN 2023. JP3 (Jurnal Pendidikan Dan Profesi Pendidik), 9(1), 18–25. https://doi.org/10.26877/jp3.v9i1.17044
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.