Abstract
Urgensi dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan dalam penggunaan media pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) di Sekolah Dasar, khususnya di kelas V SDN 2 Mataram. Pendekatan CTL menekankan keterkaitan antara materi ajar dengan kehidupan nyata siswa, namun penerapannya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Media pembelajaran kontekstual seperti lembar kerja berbasis lingkungan lokal, video pembelajaran, dan alat peraga dari bahan sekitar belum dimanfaatkan secara optimal oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hambatan yang dihadapi guru dalam merancang dan menerapkan media pembelajaran kontekstual berbasis CTL. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru, serta analisis dokumen seperti RPP, LKS, dan media visual yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 90% media yang digunakan masih berasal dari buku paket nasional, sedangkan hanya 10% merupakan hasil karya guru yang masih sederhana. Hal ini menyebabkan pembelajaran kurang menarik dan tidak kontekstual bagi siswa. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi kurangnya pemahaman guru tentang pendekatan CTL, keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran, serta perbedaan kemampuan dan minat belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkala bagi guru serta pengembangan media ajar yang lebih kontekstual dan relevan dengan lingkungan sekitar siswa untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif.
Cite
CITATION STYLE
Maharani, A., Putri, A. M., Narayana, B., Prayitna, B. A., Huzaeron, A., & Muhammad, M. (2025). Hambatan dalam Media Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) di Sekolah Dasar. Jurnal Literasi Digital, 5(2), 211–220. https://doi.org/10.54065/jld.5.2.2025.827
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.