KAJIAN PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP TINGKAT BAHAYA EROSI DI DAS DENGKENG

  • Sarminingsih A
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Dengkeng merupakan salah satu Sub DAS Bengawan Solo Hulu, yang sebagian besar wilayahnya berada di kabupaten Klaten Jawa Tengah.DAS Dengkeng terindikasi sebagai salah satu DAS kritis dengan potensi rawan banjir cukup besar.Salah satu penyebab banjir adalah sungai yang semakin dangkal akibat erosi dan sedimentasi.Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi perubahan tataguna lahan terhadap tingkat bahaya erosi.Prediksi Erosi didasarkan pada penelitian Wischmeier dan Smith yang menyajikan Persamaan Universal Soil Loss (USLE).Jumlah sedimen yang diangkut di sungai dengan mengalikan tingkat erosi dengan rasio pengiriman sedimen (SDR).Potensi erosi dan sedimentasi mengacu pada penggunaan lahan yang berbeda, yaitu 1990, 2000 dan 2011. Secara umum di DAS Dengkeng telah terjadi peningkatan rata-rata tingkat erosi dari 70.60  ton / ha / tahun pada tahun 1999 menjadi 76.82 ton / ha / tahun. 2011atau jika diklasifikasikan berdasarkan tingkat bahaya erosi dengan solum tanah dangkal, maka TBE tergolongsedang menuju ke berat.Peningkatan laju erosi tidak terlampu signifikan karena mayoritas penggunaan lahan adalah sawah.TBE yang tergolong berat berada pada wilayah lahan kering dengan kelerengan curam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sarminingsih, A. (2018). KAJIAN PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP TINGKAT BAHAYA EROSI DI DAS DENGKENG. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 15(2), 158. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v15i2.158-164

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free