Cognitive Behavior Therapy Untuk Penurunan Depresi Pada Orang Dengan Kehilangan Penglihatan

  • Radiani W
N/ACitations
Citations of this article
202Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap penurunan tingkat depresi. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat depresi antara sebelum dan sesudah diberikan Cognitive Behavior Therapy pada orang dengan kehilangan penglihatan. Subyek adalah 8 orang dengan kehilangan penglihatan. Terdiri dari 4 subyek kelompok eksperimen dan 4 subyek kelompok kontrol dengan menggunakan random assignment dalam menentukan subyek kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Semua subyek diukur dengan menggunakan skala BDI. Acuan skor dalam skala Beck Depression inventory (BDI) yang digunakan dalam penelitian ini adalah depresi sedang (16-23) dan depresi berat (24-63). Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan menggunakan analisis uji Mann-Whitney dan Wilcoxon Test. Data dilihat dari melihat Gained score (skor selisih) yang diperoleh dari skor pretest dan posttest. Hasil uji hipotesis pada terapi ini ialah Z sebesar -2,323; (p<0,05). Berdasarkan analisis tersebut meunjukkan bahwa ada perbedaaan penurunan tingkat depresi antara sebelum dan sesudah diberikan Cognitive Behavior Therapy pada orang dengan kehilangan penglihatan. Tingkat depresi pada kelompok eksperimen lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Cite

CITATION STYLE

APA

Radiani, W. A. (2017). Cognitive Behavior Therapy Untuk Penurunan Depresi Pada Orang Dengan Kehilangan Penglihatan. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 18(1), 66. https://doi.org/10.26486/psikologi.v18i1.349

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free