Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan dan faktor-faktorpengaruh perubahan penggunaan lahan Kecamatan di DAS Cisadane Kabupaten Bogor. Penelitianmenggunakan metode kombinasi dengan jenis penelitian berseri/berganda, fase pertama adalahpendekatan keruangan dan analisis kuantitatif, kemudian fase kedua adalah pendekatan kualitatif.Berdasarkan hasil pembahasan dan temuan hasil penelitian, perluasan perkembangan permukiman diwilayah pinggiran perkotaan dan konversi lahan-lahan produktif (Rustiadi et.al, 2003) memang benarterjadi di DAS Cisadane, aktivitas perkotaan berdampak terhadap alih fungsi lahan pertanian menjadilahan perumahan/permukiman. Perubahan penggunaan lahan telah terjadi sebelum ditetapkannyamenjadi kawasan pertanian lahan basah. Faktor sosial ekonomi memicu para pengembangmengalihfungsikan lahan pertanian menjadi kawasan perumahan dengan nilai tambahnya, takterkecuali warga dengan hak kepemilikannya. Faktor lainnya yaitu faktor kelembagaan, kurangnyakomitmen pelayanan pemerintah terhadap infrastruktur saluran irigasi dan keberlanjutan aliran irigasi.Penerapan pengendalian pemanfaatan ruang telah dilakukan oleh aparat kecamatan dan aparatkabupaten melalui kegiatan pengawasan dan penertiban sesuai ketentuan RTRW/IMB, namun hal inibelum diimbangi oleh sosialisasi kepada masyarakat, sehingga banyak masyarakat maupun aparatpelaksana belum mengetahui dan memahami peraturan tersebut sehingga kecenderungan terjadinyaalih fungsi lahan cukup tinggi.Kata kunci: wilayah peri-urban, daerah aliran sungai, perubahan penggunaan lahan
Cite
CITATION STYLE
Trimarwanti, T. K. E. (2014). Evaluasi Perubahan Penggunaan Lahan Kecamatan di Daerah Aliran Sungai Cisadane Kabupaten Bogor. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 10(1), 43. https://doi.org/10.14710/pwk.v10i1.7632
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.