Abstract
Bahasa roh adalah karunia yang diberikan Allah melalui kuasa Roh Kudus. Bahasa roh berasal dari Allah yang diberikan kepada mereka yang benar-benar percaya kepada Tuhan. Karunia adalah perlengkapan yang diberikan Tuhan dengan cuma- cuma bagi orang yang percaya sungguh-sungguh agar dapat melayani orang lain bagi kemuliaan Tuhan, karunia untuk melayani dengan tujuan agar orang lain diselamatkan. Bahasa roh yang benar memang berasal dari Roh Kudus bukan karena hafalan. Semua karunia yang baik berasal dari Tuhan, ketika dipenuhi Roh Kudus harus hidup sungguh-sungguh percaya kepada Yesus Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur atau kajian kepustakaan yaitu penelusuran pustaka, memanfaatkan sumber perpustakaan untuk memperoleh data yang dibutuhkan oleh penulis dalam penelitian. Riset pustaka berfokus pada bahan koleksi perpustakaan tanpa menggunakan riset lapangan. Tujuan penelitian untuk ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan alkitabiah mengenai tujuan bahasa roh menurut Kisah Para Rasul. Hasil penelitian yang didapat mengenai tujuan bahasa roh berdasarkan Kisah Para Rasul adalah bahasa roh digunakan untuk pekabaran Injil dengan cara memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar, bahasa roh dipergunakan untuk memuliakan Allah, bahasa roh merupakan tanda baptisan dan bahasa roh menghasilkan hidup dalam kesehatian.
Cite
CITATION STYLE
Setiawan, I., Naomi, H., Sulastry, M., Wori, A., & Feo, Y. S. (2024). Tujuan Bahasa Roh Pada Gereja Mula-Mula Berdasarkan Kisah Para Rasul. Jurnal Arrabona, 6(2), 136–149. https://doi.org/10.57058/juar.v6i2.105
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.