PENDEKATAN KONSEP GEMBA KAIZEN DALAM RECOVERY SISTEM PRODUKSI UNTUK MENGURANGI PRODUK CACAT

  • Quentara L
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gemba kaizen adalah budaya jepang untuk melakukan perbaikan dan peningkatan secara terus menerus (continuous improvement) di tempat kerja. Tiga aturan dasar dalam konsep gemba kaizen adalah penghapusan pemborosan (muda) dengan mencari penyebab masalah utama, penataan atau 5S, dan standarisasi. Proses produksi di PT. LPPPI terjadi dua jenis pemborosan dari tujuh pemborosan Toyota Production System (TPS), yaitu inventoris dan defect. Dalam menganalisis penyebab utama pada produk tissue yang cacat adalah berdasarkan hasil uji kualitas basis weigth dan thickness yang tidak memenuhi standar pelanggan. Pelaksanakan 5S dilakukan dengan perbaikan secara bertahap disemua lini yang terkait, dimulai dengan memberikan pelatihan khusus terhadap operator proses produksi, melaksanakan perawatan mesin, dan memperhatikan bahan baku yang digunakan agar sesuai standar yang telah ditentukan. Untuk mempertahankan hasil yang telah dicapai dan untuk mencegah terulangnya masalah yang sama, maka diperlukan standarisasi dalam sistem produksi, dimulai dari penerimaan order, penyiapan bahan baku sampai pengiriman ke customer sesuai dengan siklus manufaktur di PT. LPPI.

Cite

CITATION STYLE

APA

Quentara, L. (2024). PENDEKATAN KONSEP GEMBA KAIZEN DALAM RECOVERY SISTEM PRODUKSI UNTUK MENGURANGI PRODUK CACAT. Jurnal Teknik Mesin Dan Industri (JuTMI), 3(2), 1–5. https://doi.org/10.55331/jutmi.v3i2.52

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free