Diabetes Self Management Education terhadap Peningkatan Manajemen Kesehatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Puu Weri Kabupaten Sumba Barat

  • Maria Asda Warata I
  • Paju W
  • Dwi Retnani Putri Santoso S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang : Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik karena adanya masalah pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin, masalah ini berkaitan erat dengan komplikasi jangka panjang dan penurunan kualitas hidup. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi dapat menimbulkan akibat kadar glukosa darah yang tidak terkontrol misalnya neuropati, hipertensi, jantung koroner, retinopati, nepropatidan. Salah satu perwujudan pilar penatalaksanaan DM melalui Diabetes Self Management Education (DSME) yang merupakan suatu kegiatan edukasi khusus bagi penderita diabetes mellitus (DM) tipe II. Kegiatan edukasi  ini bertujuan memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola penyakit secara mandiri dan berkelanjutan. Tujuan: penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan diabetes self management education (DSME) terhadap peningkatan manajemen kesehatan pasien diabetes mellitus tipe II dalam mengatasi kadar glukosa darah di Puskesmas Puu Weri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dua orang partisipan yang telah terdiagnosa diabetes mellitus tipe II, berusia 50 tahun keatas, serta berada dalam kondisi sadar penuh (compos mentis), menjadi objek pengamatan selama enam hari. Selama periode tersebut, dilakukan intervensi penerapan self management education terhadap peningkatan manajemen kesehatan pada pasien diabetes mellitus. Hasil: Setelah enam hari pelaksanaan intervensi, tercatat penurunan kadar glukosa darah pada kedua responden. Pada Ny.S, kadar glukosa darah menurun dari 370 mg/dL menjadi 125 mg/dL. Sementara itu, pada Ny.K, kadar glukosa turun dari 394 mg/dL menjadi 120 mg/dL. Hasil ini memperlihatkan bahwa penerapan self management education dalam membantu menurunkan kadar gula darah pada kedua pasien. Kesimpulan: Penerapan self management education terbukti mampu menstabilkan kadar glukosa darah serta meningkatkan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe II.Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik karena adanya masalah pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin, masalah ini berkaitan erat dengan komplikasi jangka panjang dan penurunan kualitas hidup. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi dapat menimbulkan akibat kadar glukosa darah yang tidak terkontrol misalnya neuropati, hipertensi, jantung koroner, retinopati, nepropatidan. Salah satu perwujudan pilar penatalaksanaan DM melalui Diabetes Self Management Education (DSME) yang merupakan suatu kegiatan edukasi khusus bagi penderita diabetes mellitus (DM) tipe II. Kegiatan edukasi  ini bertujuan memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola penyakit secara mandiri dan berkelanjutan. Tujuan: penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan diabetes self management education(DSME) terhadap peningkatan manajemen kesehatan pasien diabetes mellitus tipe II dalam mengatasi kadar glukosa darah di Puskesmas Puu Weri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dua orang partisipan yang telah terdiagnosa diabetes mellitus tipe II, berusia 50 tahun keatas, serta berada dalam kondisi sadar penuh (compos mentis), menjadi objek pengamatan selama enam hari. Selama periode tersebut, dilakukan intervensi penerapan self management education terhadap peningkatan manajemen kesehatan pada pasien diabetes mellitus. Hasil: Setelah enam hari pelaksanaan intervensi, tercatat penurunan kadar glukosa darah pada kedua responden. Pada Ny.S, kadar glukosa darah menurun dari 370 mg/dL menjadi 125 mg/dL. Sementara itu, pada Ny.K, kadar glukosa turun dari 394 mg/dL menjadi 120 mg/dL. Hasil ini memperlihatkan bahwa penerapan self management education dalam membantu menurunkan kadar gula darah pada kedua pasien. Kesimpulan: Penerapan self management education terbukti mampu menstabilkan kadar glukosa darah serta meningkatkan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe II.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maria Asda Warata, I., Paju, W., Dwi Retnani Putri Santoso, S., & Hamid. (2025). Diabetes Self Management Education terhadap Peningkatan Manajemen Kesehatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Puu Weri Kabupaten Sumba Barat. Jurnal Keperawatan Sumba (JKS), 4(1), 29–44. https://doi.org/10.31965/jks.v4i1.2073

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free