Perancangan Video Motion Graphic Tentang Perjalanan Sampah Di Kota Malang

  • Subari S
  • Dewangga S
  • Nurfitri R
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Garbage accumulation is an impact resulting from unprocessed human activities and society’s indifferent nature. If processed properly, the waste can be a promising product that can increase resources in the area. The problem of waste is still a problem in big cities in Indonesia, and Malang is no exception. The city of Malang itself has a lot of waste piles, namely approximately 492.35 tons/day which is transported to TPS (Temporary Disposal Sites) and approximately 464.74 tons/day which is transported to TPA (Final Disposal Sites). This problem must be considered by the people of Malang City, so an interesting approach is needed so that people are interested. The first step to informing this problem is by making a motion graphic video, which covers 3 things, namely why and why garbage has accumulated, a graph of garbage accumulation in Malang City, and solutions to reduce this accumulation. The purpose of making this motion graphic video is to tell the problem of garbage that has accumulated and must be realized by the outside community, especially the people of Malang City. The result of this design is a motion graphic video that will be distributed through on youtube channel. With a motion graphic video about the waste problem in Malang City, people can be more aware and change their habits of not littering.Penumpukan sampah adalah dampak yang dihasilkan dari aktivitas manusia yang tidak terproses dan juga sifat masyarakat yang acuh tak acuh. Padahal jika diproses dengan baik, sampah itu bisa menjadi produk yang menjanjikan sehingga bisa meningkatkan sumber daya di daerah tersebut. Persoalan sampah terjadi diberbagai kota besar di Indonesia dan tidak terkecuali kota Malang. Kota Malang sendiri memiliki timbunan sampah yang tidak sedikit yaitu kurang lebih 492,35 Ton/hari yang diangkut ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara) dan kurang lebih 464,74 Ton/hari telah didistribusikan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Permasalahan ini harus diperhatikan oleh masyarakat kota malang, Dibutuhkan pendekatan yang lebih baik untuk membuat orang tertarik. Langkah pertama untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan membuat video berupa video grafik animasi yang memuat 3 hal, yakni kenapa dan sebab sampah yang menumpuk, grafik penumpukan sampah di Kota Malang, dan solusi untuk mengurangi penumpukan tersebut.  Tujuan dari pembuatan video motion graphic tersebut adalah memberitahu permasalahan sampah yang menumpuk dan harus disadari oleh masyarakat luat khususnya masyarakat Kota Malang. Hasil akhir dari perancangan ini adalah berupa video motion graphic yang akan diletakkan melalui kanal youtube. Dengan sebuah video motion graphic mengenai permasalahan sampah di Kota Malang, agar masyarakat bisa lebih sadar dan mengubah kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Subari, S., Dewangga, S. E., & Nurfitri, R. (2022). Perancangan Video Motion Graphic Tentang Perjalanan Sampah Di Kota Malang. MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual, 4(02), 94–103. https://doi.org/10.32664/mavis.v4i02.796

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free