Implementasi Aksesibilitas Pada Gedung Baru Perpustakaan UGM

  • Kurniawan H
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagai sebuah fasilitas publik, Perpustakaan harus mampu melayani semua penggunanya tanpa terkecuali. Layanan yang adil untuk semua orang tersebut tentu saja melibatkan banyak hal, tidak terkecuali aspek fasilitas fisik bangunannya. Tuntutan ini tidak hanya menjadi sebuah kesadaran bersama tetapi juga telah menjadi norma positif yang diatur dalam undang-undang maupun peraturan terkait lainnya. Hal ini menjadi landasan dasar dalam perancangan Gedung baru Perpustakaan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2010-2012 yang lalu. Implementasi aksesibilitas fisik pada Gedung baru Perpustakaan UGM ini direncanakan dan dirancang untuk menjamin aktivitas pengunjung mulai dari luar bangunan hingga ke setiap fungsi di dalam bangunan. Beberapa aspek aksesibilitas yang diimpelentasikan tersebut antara lain terkait dengan sistem sirkulasi, sistem informasi, serta detil-detil penunjang lainnya. Implementasi ini juga diharapkan menjadi contoh dan bahan pembelajaran bagi isu aksesibilitas fisik di gedung lainnya di dalam maupun di luar Kampus UGM.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, H. (2014). Implementasi Aksesibilitas Pada Gedung Baru Perpustakaan UGM. IJDS Indonesian Journal of Disability Studies, 1(1), 44–51. https://doi.org/10.21776/ub.ijds.2014.01.01.06

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free