PENDUGAAN LAPISAN PEMBAWA AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS DC KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI KECAMATAN ASERA, ANDOWIA DAN MOLAWE KABUPATEN KONAWE UTARA

  • Hermansyah N
  • Ngkoimani L
  • Manan A
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pendugaan lapisan pembawa air tanah menggunakan metode resistivitas DC konfigurasi Schlumberger yang bertujuan untuk menduga kedalaman dan jenis lapisan pembawa air tanah berdasarkan nilai resistivitas batuan bawah permukaan. Penelitian ini dilakukan di 6 titik pengukuran yang tersebar di Kecamatan Asera, Andowia dan Molawe Kabupaten Konawe Utara. Data-data hasil pengukuran diolah menggunakan software Progress versi 3,0. Jenis lapisan pembawa air tanah di kabupaten Konawe Utara berdasarkan nilai resisrivitas yang diperoleh 6,25 Ωm adalah Lempung pasiran dan nilai resistivitas 17,65, dan 19,90 Ωm adalah Lempung kerakal, sedangkan nilai resistivitas 39,84, 53,19, dan 101,56 Ωm adalah Pasir. Kedalaman lapisan pembawa air tanah di kabupaten Konawe Utara adalah 5,73 meter sampai 47,75 meter merupakan lapisan batas atas, sedangkan lapisan batas bawah adalah 49,92 meter sampai 109,95 meter. Dengan ketebalan lapisan sekitar 42,03 sampai 87,82 meter

Cite

CITATION STYLE

APA

Hermansyah, N., Ngkoimani, L. O., & Manan, A. (2020). PENDUGAAN LAPISAN PEMBAWA AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS DC KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI KECAMATAN ASERA, ANDOWIA DAN MOLAWE KABUPATEN KONAWE UTARA. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia, 2(03), 122. https://doi.org/10.56099/jrgi.v2i03.28724

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free