Analisis Pembuktian Unsur Berencana Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilatarbelakangi Hubungan Gelap Pada Kasus Pembunuhan di Wonogiri

  • Deva Inggria
  • Wayne Gladys Octatiana Bella
  • Indrianti Putri Laila
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tindak pidana pembunuhan berencana merupakan bentuk kejahatan yang paling serius karena melibatkan hilangnya nyawa secara terencana dan berdampak luas secara sosial serta hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pasal 340 KUHP terhadap pelaku pembunuhan dalam kasus Wonogiri tahun 2025, serta mengkaji hubungan antara motif pribadi dan pembuktian unsur perencanaan dalam tindak pidana tersebut. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, menggunakan sumber data berupa peraturan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindakan pelaku tidak hanya mencerminkan kehendak untuk mengakhiri nyawa korban, tetapi juga disertai dengan serangkaian langkah sistematis yang menunjukkan adanya perencanaan, seperti pemilihan lokasi, pembakaran jasad, dan penghilangan jejak melalui pengecoran. Motif pribadi yang melatarbelakangi pembunuhan justru memperkuat dugaan adanya unsur perencanaan secara sadar dan rasional. Dengan demikian, penerapan Pasal 340 KUHP dianggap tepat secara yuridis, sosiologis, dan filosofis karena mencerminkan penegakan keadilan substantif bagi korban dan masyarakat

Cite

CITATION STYLE

APA

Deva Inggria, Wayne Gladys Octatiana Bella, Indrianti Putri Laila, & Devi Raiva Aprilia. (2025). Analisis Pembuktian Unsur Berencana Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilatarbelakangi Hubungan Gelap Pada Kasus Pembunuhan di Wonogiri. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2), 479–488. https://doi.org/10.61104/alz.v3i2.1057

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free