Abstract
ABSTRAK Mantra pengobatan merupakan bagian dari tradisi lisan masyarakat Dayak yang tidak hanya berfungsi sebagai metode penyembuhan, tetapi juga mencerminkan identitas budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mantra pengobatan dalam kehidupan masyarakat Dayak serta mengungkap nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang melibatkan observasi dan wawancara mendalam dengan para praktisi pengobatan tradisional, seperti belian yang masih menggunakan mantra dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra pengobatan dalam masyarakat Dayak memiliki empat aspek utama yang mencerminkan identitas budaya mereka (1) aspek kepercayaan spiritual, yaitu mantra dipercaya memiliki kekuatan magis untuk mengusir penyakit atau racun; (2) hubungan dengan alam, yang diyakini bahwa mantra dapat memerintahkan penyakit untuk kembali ke tanah, langit, air, atau tempat asalnya, dan aiartikan bahwa kesehatan manusia bergantung pada keseimbangan ekosistem; (3) sistem sosial dan solidaritas komunitas, yang menunjukkan bahwa pengobatan tradisional tidak hanya berpusat pada individu tetapi juga melibatkan dukungan keluarga dan peran belian sepagai pemimpin spiritual dan penyembuh; (4) bahasa dan tradisi lisan yang tercermin dalam struktur repetatif dan simbolik mantra, serta peran bahasa Dayak sebagai bagian dari warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Kata Kunci: Mantra pengobatan, identitas budaya, suku Dayak, kepercayaan tradisional, bahasa Dayak, pengobatan tradisionalABSTRACT Medical mantras are part of the oral tradition of the Dayak people which not only functions as a healing method, but also reflects their cultural identity. This study aims to analyze the role of treatment mantras in the lives of Dayak people as well as reveal the cultural values contained in them. The research method used is a qualitative method with an ethnographic approach, which involves observation and in-depth interviews with practitioners of traditional medicine, such as belian who still use mantras in their daily lives. The results showed that treatment mantras in Dayak society have four main aspects that reflect their cultural identity (1) aspects of spiritual beliefs, where mantras are believed to have magical powers to expel diseases or poisons; (2) relationship with nature, where it is believed that mantras can order diseases to return to the land, sky, water, or their place of origin, and it means that human health depends on the balance of the ecosystem; (3) social system and community solidarity, which indicates that traditional medicine is not only centered on the individual but also involves family support and the role of belian as spiritual leader and healer; (4) language and oral tradition reflected in the repetitive and symbolic structure of mantras, as well as the role of the Dayak language as part of the cultural heritage passed down through generations. Keywords: Medical mantras, cultural identity, Dayak tribe, traditional beliefs, Dayak language, traditional medicine.
Cite
CITATION STYLE
Wahdini, C., & Putri, N. Q. H. (2025). MANTRA PENGOBATAN DAN IDENTITAS BUDAYA: KAJIAN DI KALANGAN MASYARAKAT SUKU DAYA KABUPATEN PASER. Jurnal Skripta, 11(1), 32–42. https://doi.org/10.31316/skripta.v11i1.7694
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.