PENGARUH MORDAN TAWAS DAN CUKA TERHADAP HASIL PEWARNAAN ECO PRINT BAHAN KATUN MENGGUNAKAN DAUN JATI (Tectona Grandis)

  • Masyitoh F
  • Ernawati E
N/ACitations
Citations of this article
222Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi sebagai upaya pemanfaatan pewarna alam daun jati untuk membuat motif tekstil dengan teknik pewarnaan eco print yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nama warna (Hue), gelap terang (Value) dan kejelasan bentuk yang dihasilkan dari pewarnaan eco print bahan katun menggunakan daun jati (Tectona grandis) dengan mordan tawas dan cuka. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis data berupa data primer.pewarnaan eco print dengan mordan tawas menghasilkan nama warna Pomdadour Purple, warna kurang terang dan kejelasan bentuk termasuk kategori sangat jelas. Pada pewarnaan eco print dengan mordan cuka menghasilkan nama warna Muddy Waters Brown, warna terang dan kejelasan bentuk termasuk kategori cukup jelas.  Kata Kunci: eco print, daun jati, mordan.AbstractThis research is motivated as an effort to use natural teak leaf dyes to make textile motifs with eco-friendly coloring techniques. This study aims to describe the color name (Hue), dark darkness (Value) and the clarity of the shape resulting from the staining of eco print cotton using teak leaves (Tectona grandis) with mordan alum and vinegar. This type of research is experimental research. The type of data in the form of primary data. Eco print staining with mordan alum produces the color name Pomdadour Purple, the color is not bright and the clarity of the shape, including the category is very clear. On eco print staining with mordan vinegar produces Muddy Waters Brown color name, bright color and shape clarity including the category is quite clear..  Keywords: ecoprint, teak leaves, mordant. AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi sebagai upaya pemanfaatan pewarna alam daun jati untuk membuat motif tekstil dengan teknik pewarnaan eco print yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nama warna (Hue), gelap terang (Value) dan kejelasan bentuk yang dihasilkan dari pewarnaan eco print bahan katun menggunakan daun jati (Tectona grandis) dengan mordan tawas dan cuka. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis data berupa data primer.pewarnaan eco print dengan mordan tawas menghasilkan nama warna Pomdadour Purple, warna kurang terang dan kejelasan bentuk termasuk kategori sangat jelas. Pada pewarnaan eco print dengan mordan cuka menghasilkan nama warna Muddy Waters Brown, warna terang dan kejelasan bentuk termasuk kategori cukup jelas.  Kata Kunci: eco print, daun jati, mordan.AbstractThis research is motivated as an effort to use natural teak leaf dyes to make textile motifs with eco-friendly coloring techniques. This study aims to describe the color name (Hue), dark darkness (Value) and the clarity of the shape resulting from the staining of eco print cotton using teak leaves (Tectona grandis) with mordan alum and vinegar. This type of research is experimental research. The type of data in the form of primary data. Eco print staining with mordan alum produces the color name Pomdadour Purple, the color is not bright and the clarity of the shape, including the category is very clear. On eco print staining with mordan vinegar produces Muddy Waters Brown color name, bright color and shape clarity including the category is quite clear..  Keywords: ecoprint, teak leaves, mordant.

Cite

CITATION STYLE

APA

Masyitoh, F., & Ernawati, E. (2019). PENGARUH MORDAN TAWAS DAN CUKA TERHADAP HASIL PEWARNAAN ECO PRINT BAHAN KATUN MENGGUNAKAN DAUN JATI (Tectona Grandis). Gorga : Jurnal Seni Rupa, 8(2), 387–391. https://doi.org/10.24114/gr.v8i2.15630

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free