Abstract
Kabupaten Banjarnegara memiliki potensi pertanian dan peternakan yang cukup melimpah, akan tetapi potensi tersebut kurang dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. Hal ini tentu menjadi permasalahan yang cukup serius mengingat generasi muda saat ini kurang banyak memahami tentang sector pertanian dan peternakan serta kurang minatnya generasi saat ini terhadap sector tersebut. Selain itu, belum tersedianya sektor pariwisata yang menggunakan konsep agrowsiata sebagai sarana Pendidikan di Kabupaten Banjarnegara menjadi salah satu hal yang cukup disayakngkan mengingat potensi yang tersedia. Dengan adanya sarana rekreasi bertemakan edukasi diharapkan dapat menjadi salah satu media belajar untuk generasi saat ini dan sebagai media bagi para petani dan peternak untuk membuka peluang usaha yang lebih menguntungkan. Konsep Arsitektur organic menjadi salah satu metode yang cocok diterapkan untuk agrowisata di Kabupaten Banjarnegara karena pemanfaatan bahan material yang bersumber dari alam sesuai dengan ketersediaan yang ada di Kabupaten Banjarnegara.
Cite
CITATION STYLE
Santosa, D. C. (2021). PERENCANAAN AGROWISATA DI KABUPATEN BANJARNEGARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK. Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE), 3(1), 90–104. https://doi.org/10.32500/jebe.v3i1.2051
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.