PERBEDAAN KEPUASAN PERNIKAHAN DITINJAU DARI IDEOLOGI GENDER PADA ISTRI YANG BEKERJA

  • Hermaleni T
N/ACitations
Citations of this article
87Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tingginya angka kasus perceraian dengan gugat cerai mayoritas dilakukan oleh istri yang bekerja merupakan indikasi dari rendahnya kepuasan pernikahan. Salah satu faktor dominan dalam kepuasan pernikahan pada istri yang bekerja adalah adanya kesesuaian peran dengan harapan, dan hal ini akan terbentuk dengan baik jika mereka memiliki gender ideology yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan pernikahan pada istri yang bekerja dan perbedaan kepuasan pernikahan ditinjau dari gender ideology pada istri yang bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif komparatif dengan teknik analisis data yang akan digunakan adalah teknik T- test. Populasi penelitian ini adalah wanita yang sudah menikah dan bekerja diwilayah sumatera barat. Sampel penelitian diambil melalui teknik cluster sampling. Instrumen peneltian yang digunakan adalah skala kepuasan pernikahan dan skala ideology gender.Subjek penelitian berjumlah 58 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepuasan pernikahan ditinjau dari ideologi gender pada istri yang bekerja dengan signifikansi p= 0,013. Kepuasan pernikahan yang lebih tinggi dimiliki oleh istri bekerja dengan ideologi gender jenis egaliter.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hermaleni, T. (2018). PERBEDAAN KEPUASAN PERNIKAHAN DITINJAU DARI IDEOLOGI GENDER PADA ISTRI YANG BEKERJA. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 9(2), 185. https://doi.org/10.24036/rapun.v9i2.102214

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free