PENTINGNYA PEMANTAUAN LINGKAR PINGGANG DAN PANGGUL BAGI CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH

  • Prasetya G
  • Sari A
  • Sartika A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemberian pengetahuan mengenai pentingnya pemantauan terhadap parameter antropometri lingkar pinggang dan lingkar panggul bagi calon pengantin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dalam mempertahankan berat badan dalam rentang normal dan mengetahu risiko terhadap penyakit metabolik.Selain itu, komposisi tubuh juga perlu diperhatikan bagi calon pengantin untuk optimalisasi status gizi dan kesehatan reproduksi.Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan KUA diwilayah Bekasi, diantaranya : KUA Rawa lumbu, KUA Mustika Jaya dan KUA Bekasi Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 55 pasangan calon pengantin. Berdasarkan hasil pengukuran antropometri diketahuirerata waist circumference (WC) pada semua catin di ketiga KUA adalah 77,18 ± 10,31 cm; dan hip circumference (HC) adalah 92,83 ± 10,34 cm. Sementara itu, waist-to-hip ratio adalah 0,83 ± 0,08.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prasetya, G., Sari, A. E., Sartika, A. N., Fadhilah, T. M., & Aslam, M. (2021). PENTINGNYA PEMANTAUAN LINGKAR PINGGANG DAN PANGGUL BAGI CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH. Jurnal Mitra Masyarakat, 1(2), 39–45. https://doi.org/10.47522/jmm.v1i2.19

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free