Abstract
Kesantunan berbahasa dalam proses pembelajaran merupakan hal yang penting untuk diterapkan dalam lingkungan belajar. Kesantunan tidak hanya dilakukan ketika proses pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka, teapi juga dapat dilakukan secara daring. Hal ini agar peserta tutur bisa saling menerima dan memahami dari maksud yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesantunan berbahasa mahasiswa selama melakukan pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini ialah tuturan mahasiswa dan dosen selama dilakukan pembelajaran daring, baik melalui aplikasi zoom, whatsapp, maupun google classroom. Sumber data dalam penelitian ini ialah mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama kegiatan pembelajaran daring mahasiswa dapat dikatakan santun dalam berbahasa. Terdapat 5 maksim yang termasuk pada tuturan pematuhan dan hanya maksim penghargaan dan kemufakatan yang terjadi pelanggaran dalam berbahasa.
Cite
CITATION STYLE
Merri Silvia Basri, Hilma Safitri, & M. Nur Hakim. (2021). Kesantunan Berbahasa: Studi pada Pembelajaran Daring. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 7(1), 242–248. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i1.625
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.