Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK) tuna grahita serta memahami model pendidikan Islam yang diterapkan dalam konteks sekolah luar biasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam bersama Bu Shofia, Wakil Kepala Sekolah SLB Nur Rahmah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tuna grahita memiliki keterbatasan dalam aspek kognitif dan adaptif, yang berdampak pada proses belajar dan interaksi sosial mereka. Model pendidikan Islam yang diterapkan meliputi pendekatan individual, pembiasaan nilai spiritual, serta pelibatan aktif keluarga. Meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti stigma sosial dan keterbatasan fasilitas, pendekatan yang kontekstual dan berlandaskan nilai keislaman terbukti mendukung perkembangan anak secara holistik.
Cite
CITATION STYLE
Tsabitah. (2025). Karakteristik dan Model Pendidikan Islam bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tuna Grahita. Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 27–34. https://doi.org/10.35905/anakta.v4i1.13806
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.