Abstract
Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah latar-belakang teologis, filosofis, sosiologis dan politis lahirnya integrasi ilmu agama dan sains, serta masa depannya. Penulisan ini menggunakan metode literature review. Literature review berisi ulasan, rangkuman, dan pemikiran tulisan tentang beberapa sumber pustaka (dapat berupa artikel, buku, slide, informasi, internet dll), tentang topik yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahirnya integrasi agama dan sains memiliki latar belakang yang dapat dianalisis dari berbagai aspek dimulai dari aspek teologis, filosofis, sosiologis serta politis. Masa depan integrasi agama dan sains tergantung keseriusan dari seluruh stakeholders dunia pendidikan Islam dalam menerapkan seluruh pendekatan model integrasi agama dan sains tersebut. Sejalan dengan itu, para pemikir muslim Indonesia telah merancang konsepsi integrasi keilmuan dengan penekanan pada aspek epistemologi, disamping aspek ontologis, berikut dikemukakan konsepsi pemikiran mereka yang mana dikelompokkan berdasarkan kesamaan benang merah gagasan utamanya, yaitu : (a) Model Pendekatan Integratif-Interkonektif (Jaring Laba-Laba), (b) Model Objektivikasi Islam, dan (c) Model Integrasi Holistik.
Cite
CITATION STYLE
Ferizal Rachmad, & Amril. (2023). LATAR BELAKANG TEOLOGIS, FILOSOFIS, SOSIOLOGIS DAN POLITIS, LAHIRNYA INTEGRASI AGAMA DAN SAINS SERTA MASA DEPANNYA. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(3), 185–193. https://doi.org/10.31004/jpion.v2i3.133
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.