Abstract
Penelitian ini meneliti tentang difusi inovasi dalam konteks peranan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Swara Ringgit.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui difusi inovasi dan peranan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Swara Ringgit dalam meningkatkan potensi lokal menggunakan metode deskriptif kualitatif.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis difusi inovasi Everett M. Rogers. Ada empat unsur utama dalam proses difusi inovasi, pertama, Inovasi merupakan segala ide, cara-cara, ataupun obyek yang dioperasikan oleh seseorang sebagai sesuatu yang baru. Kedua, cara dan saluran komunikasi yang dipergunakan dalam proses difusi inovasi, ada dua saluran komunikasi yang bisa digunakan yaitu saluran antarpribadi dan massa(media massa). Ketiga, dalam jangka waktu tertentu. Waktu yang diperlukan dalam proses difusi inovasi. Keempat, diantara para anggota sistem sosial (karakter individu-individu sebagai anggota sistem sosial yang menjadi sasaran kegiatan difusi inovasi).Hasil penelitian ini adalah inovasi memperkenalkan dan mempromosikan produk local melalui internet dalam upaya meningkatkan potensi local Kelurahan Ledug. Proses adopsi inovasinya meliputi lima tahap yakni Knowledge (pengetahuan), persuasion (bujukan/ajakan) decision (pengambilan keputusan) serta implementation (implementasi/pelaksanaan) dan confirmation (konfirmasi). Proses adopsi inovasi dalam penelitian ini berjalan lancar dan baik. Dan inovasi dapat diterima oleh masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Nur Azizah. (2018). DIFUSI INOVASI DALAM KONTEKS PERANAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) SWARA RINGGIT KELURAHAN LEDUG GUNA MENINGKATKAN POTENSI LOKAL. JURNAL HERITAGE, 6(2), 30–37. https://doi.org/10.35891/heritage.v6i2.1567
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.