OBJEKTIVIKASI PEREMPUAN PADA LIRIK LAGU DANGDUT: PERSPEKTIF SARA MILLS

  • Lapiana U
  • Kasih A
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di  Indonesia,  dangdut  adalah  salah  satu  jenis  musik  yang  digemari oleh masyarakat.  Dangdut dianggap menjadi musik  yang “merakyat” karena  banyak  lagu  dangdut  yang  musiknya  enak  didengar  serta liriknya mudah dicerna sehingga masyarakat mudah menerima musik dangdut.  Pada  sekitar  tahun  2000,  musik  dangdut  semakin berkembang  dengan  munculnya  berbagai  variasi,  seperti  dangdut koplo.  Dangdut  koplo  banyak  berkembang  di  wilayah  pantura, khususnya  wilayah  Jawa  Timur.  Musiknya  yang  enerjik  dan  meriah membuat masyarakat menyukai jenis musik ini. Ditambah pula, lirik pada  lagu-lagu  dangdut  koplo  banyak  yang  bersinggungan  dengan kehidupan  sehari-hari.  Salah  satu  ciri  khas  dari  lirik  lagu  dangdut koplo  adalah  penggunaan  kosakata  “saru”  yang  di  dalamnya sebenarnya menempatkan perempuan sebagai objek. Selain itu, lagulagu  dangdut  koplo  dibawakan  oleh  perempuan  dengan  gaya panggung  yang  cukup  erotis.  Penelitian  ini  menggali  persoalan  lirik lagu  dangdut  koplo  yang  tampak  mengobjetivikasi  perempuan. Dengan  menggunakan  pendekatan  Sara  Mills,  penelitian  ini mengambil  sudut  pandang  feminis  dengan  melihat  sosok  perempuan pada sebuah teks lagu.Kata  Kunci/Keywords:  objektivikasi,  lirik  lagu,  dangdut  koplo, feminis

Cite

CITATION STYLE

APA

Lapiana, U. N. B., & Kasih, A. R. S. (2022). OBJEKTIVIKASI PEREMPUAN PADA LIRIK LAGU DANGDUT: PERSPEKTIF SARA MILLS. Jurnal Sasindo UNPAM, 10(1), 93. https://doi.org/10.32493/sasindo.v10i1.93-105

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free