Representasi Karakter Ayah Pada Film NKCTHI : Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

  • Silvanari T
N/ACitations
Citations of this article
247Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan terhadap praktik budaya patriarki yang berlaku pada masyarakat Indonesia. Dimana salah satunya adalah terkait dengan dominasi laki-laki sebagai ayah dalam lingkup keluarga. Sejumlah peran dalam keluarga di konstruksikan pada posisi ayah. Film menjadi salah satu media yang dapat menggambarkan ayah sebagai karakter utamanya. Penggambaran karakter ayah pada film-film Indonesia di era 90-an mengalami pergeseran pada saat era 2000-an hingga saat ini. Salah satu film bertema keluarga yang menjadikan karakter utama ayah di era saat ini adalah film NKCTHI: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Film ini menarik untuk diteliti, karena karakter ayah ditampilkan dengan memotret dari berbagai sudut pandang. Sehingga menarik sekiranya dilakukan penelitian tentang penggambaran karakter ayah di film NKCTHI: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika peirce untuk mendapatkan bagaimana gambaran mengenai representasi dari karakter ayah melalui tanda, objek, dan interpretan yang ada pada adegan dalam film NKCTHI : Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakter ayah pada film ini direpresentasikan masih menjadi sosok yang dominan melalui perannya sebagai seorang protector sehingga dapat dikaitkan dengan praktik budaya patriarki yang masih berlaku di Indonesia khususnya dalam lingkup keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Silvanari, T. A. (2021). Representasi Karakter Ayah Pada Film NKCTHI : Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Jurnal Media Dan Komunikasi Indonesia, 2(1), 55. https://doi.org/10.22146/jmki.63311

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free