UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOL DAGING DAN KULIT BUAH BLEWAH (Cucumis melo L.)

  • Ratu A
  • Himawan H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kandungan sitrulin yang tinggi dapat berkontribusi terhadap oksidatif stress sebagai penangkap radikal bebas (radical scavenger). Tanaman dari keluarga Cucurbitaceae ditemukan sitrulin dalam jumlah yang tinggi.Salah satunya tanaman keluarga Cucurbitaceae adalah blewah (Cucumis melo L.)Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh aktivitas antioksidan yang paling optimal pada daging dan kulit buah blewah dengan beberapa metode ekstraksi.Metode yang digunakan ialah metode maserasi dengan pelarut etanol dan air, metode digesti dan dekokta hanya dengan pelarut air. Aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan oleh metode maserasi ekstrak etanol kulit blewah (583,19 mg/L). Pada ekstrak air, metode maserasi kulit blewah memberikan aktivitas antioksidan (722,17 mg/L) yang berbeda nyata (P<0,05) dengan metode digesti dan dekokta pelarut air lainnya. Namun aktivitas antioksidan ektrak daging dan kulit blewah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan vitamin C.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ratu, A. P., Himawan, H. C., & Radhi, M. R. (2017). UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOL DAGING DAN KULIT BUAH BLEWAH (Cucumis melo L.). Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 2(1), 1–6. https://doi.org/10.47219/ath.v2i1.24

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free