Persepsi Masyarakat Terhadap Tradisi Memasukkan Kaki Ke Pawon dalam “Tilik Bayi”

  • Prihantari L
  • Sabardila A
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desa Gentan banaran memiliki beragam tradisi, salah satunya tradisi memasukkan kaki ke pawon dalam  “tilik bayi”. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi memasukkan kaki ke pawon dalam “tilik bayi” di desa Gentanbanaran, 2) untuk mengetahui pula persepsi tokoh masyarakat terhadap tradisi “tilik bayi” di desa Gentanbanaran. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif,dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan historis dalam pengumpulan data. Sumber data pada penlitian ini masyarakat desa Gentanbanaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat desa Gentanbanaran masih melakukan tradisi ini.  Selain itu terjadi adanya persepsi yang berbeda-beda antar masyarakat satu dengan yang jelas sekali terlihat yaitu jenjang pendidikan yang berbeda mempengaruhi perbedaan persepsi pada masyarakat. Beberapa tokoh agama masyarakat tidak membenarkan tradisi ini tetapi ada yang tetap memperbolehkan tradisi ini tetap diikuti walaupun didalam agama islam tidak ada tuntunannya dengan alasan menghargai masyarakat sekitar, adapula masyarakat modern yang enggan melakukan tradisi ini lagi dan memilih mencuci tangan seblum “tilik bayi”. Berdasarkan hasil penelitian masyarakat diharapkan tetap melestarikan dan menghargai  tradisi yang ada di Indonesia agar setiap daerah tetap mempunyai identitas sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prihantari, L., & Sabardila, A. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Tradisi Memasukkan Kaki Ke Pawon dalam “Tilik Bayi.” Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 22(1), 26. https://doi.org/10.24843/pjiib.2022.v22.i01.p04

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free