Abstract
Kejenuhan belajar sering terjadi pada peserta didik tunarungu karena keterbatasan komunikasi verbal dan penggunaan strategi pembelajaran yang monoton. Fenomena ini berdampak pada menurunnya minat, partisipasi, dan keterlibatan emosional siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk kejenuhan, faktor penyebab, dan strategi psikologis yang digunakan guru untuk mengatasinya di SKH As-Salam 01 Tangerang Selatan. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan teknik analisis tematik serta validasi data melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual, penguatan positif, metode bermain, dan pendekatan emosional mampu mengurangi kejenuhan belajar secara signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan teori behavioristik, humanistik, dan sosial-kognitif dalam merancang pembelajaran adaptif yang inklusif, memberikan kontribusi praktis bagi guru, serta mendukung perkembangan akademik dan psikososial siswa tunarungu
Cite
CITATION STYLE
M. Zuhriansah. (2025). Strategi Psikologis Dalam Mengatasi Kejenuhan Belajar Pada Siswa Tunarungu di SKH As-Salam 01 Tangerang Selatan. Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(3), 1064–1072. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.1835
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.