Abstract
Matematika merupakan alat untuk memberikan cara berpikir, menyusun pemikiran yang jelas, tepat, dan teliti. Hudojo (2005) menyatakan, matematika sebagai suatu obyek abstrak, tentu saja sangat sulit dapat dicerna anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang mereka oleh Piaget, diklasifikasikan masih dalam tahap operasi konkret. Siswa SD belum mampu untuk berpikir formal maka dalam pembelajaran matematika sangat diharapkan bagi para pendidik mengaitkan proses belajar mengajar di SD dengan benda konkret. Heruman (2008) menyatakan dalam pembelajaran matematika SD, diharapkan terjadi reinvention (penemuan kembali). Penemuan kembali adalah menemukan suatu cara penyelesaian secara informal dalam pembelajaran di kelas. Selanjut Heruman menambahkan bahwa dalam pembelajaran matematika harus terdapat keterkaitan antara pengalaman belajar siswa sebelumnya dengan konsep yang akan diajarkan.
Cite
CITATION STYLE
Rahyuni, E. (2021). Pembelajaran Penjumlahan Pecahan Penyebut Berbeda Melalui Penggunaan Media Gambar Pada Siswa Kelas V SD Negeri 5 Raja Tahun Ajaran 2018/2019. Anterior Jurnal, 20(3), 1–9. https://doi.org/10.33084/anterior.v20i3.2532
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.