Kepribadian Konselor Hebat Menurut Pemikiran Hamka

  • Sagita D
  • Neviyarni N
  • Afdal A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
85Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konselor merupakan profesi yang menuntut keterampilan khusus dalam pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling. Berbagai pendekatan dapat di gunakan untuk mencapai profesionalitas dalam Bimbingan dan konseling baik itu pendekatan psikologi Barat psikoanalis, behavioristik, humanistik yang telah terkenal di seluruh pelosok dunia maupun pendekatan yang memiliki kekhasan tersendiri. Seorang konselor harus memiliki wawasan, pengetahuan serta keterampilan dalam menangani berbagai permasalahan yang kompleks pda diri klien dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Seorang konselor harus memiliki kepribadian yang menarik dan profesional. Hamka merupakan intelektual dan cendikiawan yang juga berbicara tentang kepribadian dan manusia. Dalam pemikirannya HAMKA memaparkan 10 bentuk kepribadian Hebat yang bisa di integrasikan menjadi pribadi konselor yaitu: 1) Memiliki daya tarik, 2) Cerdik, 3) Menimbang rasa (Empati), 4) Berani, 5) Bijaksana, 6) Berpandangan baik, 7) Tahu diri, 8) Kesehatan Tubuh, 9) Bijak dalam berbicara, 10) Percaya diri

Cite

CITATION STYLE

APA

Sagita, D. D., Neviyarni, N., Afdal, A., Ifdil, I., & Marjohan, M. (2022). Kepribadian Konselor Hebat Menurut Pemikiran Hamka. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(3), 349–356. https://doi.org/10.26539/teraputik.53927

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free