Rancang bangun teologi misi entrepreneurship

  • Pardede R
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab perbedaan konsep tentang apakah hamba Tuhan atau pendeta boleh bekerja. Karena fokus dari misi tersebut adalah membawa shalom sebagai tindakan penyelamatan Allah. Metode penelitian yang digunakan untuk dapat menemukan rancang bangun teologi misi entrepreneurship adalah menggunakan metode konten analisis. Hasil yang ditemukan, bahwa rancang bangun teologi misi entrepreneurship adalah: Teologi misi entrepreneurship memiliki landasan Alkitabiah, yaitu: 1) Hakikat misi entrepreneurship adalah melakukan perintah Allah, Ibadah, dan ladang Misi; 2)  Landasan teologis misi entrepreneurship memiliki lima aspek yaitu aspek Antropologis, aspek Teologis, aspek Pneumatologis, aspek Ekklesiologis, aspek Misiologis; 3) Kaum profesional pelaku misi dalam Alkitab baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru memiliki perannya masing-masing baik dari segi (dukungan moral dan moril). Berdasarkan analisis teologis, tuduhan bahwa hamba Tuhan tidak boleh bekerja seharusnya terbantahkan. Karena tidak sedikit juga tokoh-tokoh dalam Alkitab kaum profesional yang juga ambil bagian dalam pelayanan misi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pardede, R. J. (2023). Rancang bangun teologi misi entrepreneurship. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 13(1), 151–179. https://doi.org/10.51828/td.v13i1.328

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free