Efektifitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Lamun di Kawasan Konservasi Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan

  • Habibah S
  • Febriamansyah R
  • Mahdi M
N/ACitations
Citations of this article
58Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat efektifitas pengelolaan konservasi sumberdaya lamun di Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan. Akhir-akhir ini ditemukan sejumlah masalah pada kondisi lamun di perairan kawasan konservasi Bintan. Sebagai habitat laut yang berperan penting bagi kehidupan sumberdaya perairan dan masyarakat, ekosistem lamun perlu dikelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, yakni dengan melakukan survei menggunakan kuisioner dan FGD. Metode analisis efektifitas menggunakan pendekatan METT atau Management Effectiveness Tracking Tools dengan variabel yang diukur yaitu aspek konteks, perencanaan, inputs, proses, output dan outcome. Hasil penelitian menunjukkan tingkat efektifitas pengelolaan konservasi sumberdaya lamun di Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan masuk dalam kategori kurang efektif dengan nilai skor METT 62,59% atau dengan nilai total efektifitas 87 dari 139 nilai maksimum. Berdasarkan elemen yang diukur yang masuk dalam kategori kurang efektif adalah elemen konteks (61,54%), perencanaan (57,14%), proses (56%), output (60,61%). Elemen yang dinilai sudah efektif adalah elemen input (71,43%) dan outcome (74,07%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Habibah, S. N., Febriamansyah, R., & Mahdi, M. (2023). Efektifitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Lamun di Kawasan Konservasi Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan. Jurnal Akuatiklestari, 6(2), 168–178. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v6i2.5612

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free