Abstract
Peningkatan produktivitas karyawan sangat penting dalam suatu organisasi. Peningkatan produktivitas karyawan dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non-fisik. Lingkungan kerja fisik dapat diklasifikasikan sebagai, tingkat pencahayaan, tingkat kebisingan dan suhu lingkungan kerja, sedangkan non-fisik faktor lingkungan kerja dapat diklasifikasikan dari hubungan antara atasan dan bawahan, dan hubungan antara karyawan. Hasil kajian penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat suhu ruang kerja normal (24-28 ◦C), tingkat suhu diatas nilai ambang batas (29-34◦C) lalu tingkat kebisingan di tempat kerja normal (80-84db) dan diatas nilai ambang batas kebisingan (85-88dB) berpengaruh pada kesehatan cardiovascular yang bisa mengakibatkan kinerja karyawan menurun. Dari hasil pengolahan data Uji Kolmogorov-Smirnov, Ho diterima karena DHit < D (1,63 > 3,59). Ini artinya data berdistribusi normal. Hasil analisis didapat masing-masing faktor yakni kebisingan dan temperatur berpengaruh secara signifikan terhadap frekuensi denyut jantung operator, sedangkan Interaksi temperature dan kebisingan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap frekuensi denyut jantung operator
Cite
CITATION STYLE
Nasution, R. H. (2017). Analisis Pengaruh Temperatur dan Kebisingan Terhadap Kerja Sistem Cardiovascular di CV. Bintang Terang Medan. Jurnal Surya Teknika, 5(02), 1–7. https://doi.org/10.37859/jst.v5i02.638
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.