Pengaruh Penggunaan Tray Dryer Pada Proses Pengeringan Daun Kelor Terhadap Karakteristik Kimianya: Kajian Suhu

  • Meilita R
  • Tanggasari D
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelor atau Moringa oleifera merupakan tanaman yang banyak ditemukan di daerah tropis maupun subtropis seperti Indonesia. Kurangnya pemanfaatan daun kelor menjadi salah satu masalah ditengah melimpahnya ketersediaan daun kelor. Pengeringan merupakan salah satu upaya untuk memperpanjang umur simpan dari daun kelor yang mudah rusak. Proses pengeringan menggunakan tray-dryer (pengering tipe rak) merupakan salah satu metode yang cocok untuk penanganan daun kelor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan mesin pengering tray dryer terhadap parameter penelitian yaitu kadar air, kelembaban relatif, laju pengeringan dan moisture ratio. Pada penelitian ini menggunakan metode  Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 3 perlakuan yaitu (45℃, 50℃ dan 55℃) dan waktu pengeringan selama 1 jam. Adapun data hasil penelitian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan memberikan pengaruh signifikan terhadap Kadar air, kelembaban relatif, laju pengeringan, moisture ratio. Perlakuan terbaik terdapat pada suhu pengeringan 55℃ yang menghasilkan nilai kadar air sebesar 27,56%, kelembaban relatif ruang pengering sebesar 32,20%, laju pengeringan sebesar 0,148 kg/s, dan moisture ratio hingga mencapai 0.

Cite

CITATION STYLE

APA

Meilita, R., & Tanggasari, D. (2023). Pengaruh Penggunaan Tray Dryer Pada Proses Pengeringan Daun Kelor Terhadap Karakteristik Kimianya: Kajian Suhu. Jurnal Teknologi Dan Mutu Pangan, 2(1), 107–116. https://doi.org/10.30812/jtmp.v2i1.3144

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free