Variasi Waktu Kualitas Air Pada Tambak Budidaya Udang Dengan Teknologi Integrated Multitrophic Aquaculture (IMTA)di Mamuju Sulawesi Barat

  • Sahrijanna A
  • Septiningsih E
N/ACitations
Citations of this article
188Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi waktu kualitas air pada tambak budidaya  udang dengan teknologi integrated multitrophic aquakulture (IMTA) yaitu udang vaname, nila,kekeranga dan rumput laut. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat dengan menggunakan 2 petak tambak berukuran A. 3.675 m2 dan B. 5.250 m2 dengan perlakuan (A) udang vaname intensif, nila merah, kekerangan dan rumput laut  (B) udang faname semi intensif, nila merah, kekerangan  dan rumput laut . Pengamatan kualitas air diamati setiap 3 jam selama 24 jam yang meliputi kualitas fisika yang diamati secara in situ yaitu oksigen, suhu, salinitas dan pH. Hasil penelitian yang di peroleh  rata-rata yaitu oksigen (4,6 mg/L), suhu ( 32,76 oC), salinitas (23,7 ppt) dan pH  (8,7) dan kualitas kimia  berupa amonia, nitrit, posfat, nitrat, bahan organik dan alkalinitas di analisis di laboratorium.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sahrijanna, A., & Septiningsih, E. (2017). Variasi Waktu Kualitas Air Pada Tambak Budidaya Udang Dengan Teknologi Integrated Multitrophic Aquaculture (IMTA)di Mamuju Sulawesi Barat. Jurnal Ilmu Alam Dan Lingkungan, 8(2). https://doi.org/10.20956/jal.v8i16.2991

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free