Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure pada Film “Srimulat: Hil Yang Mustahil – Babak Pertama”

  • Muzakky M
  • Munggaran S
  • Rabbani M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Film adalah sebuah karya sastra fiksi, film adalah objek bahasa yang kompleks, mencakup beragam aspek bahasa seperti kata, gambar visual, dan aspek (efek suara, dialog, dan musik). Dalam penelitian ini yaitu menganalisis struktur Ferdinand de Saussure signifier dan signified yang ada pada film ini, serta pesan dan makna yang terdapat pada film “Srimulat: Hil Yang Mustahil – Babak Pertama,” yang disutradarai oleh Fajar Nugros, film ini bekerja sama MNC Pictures dan IDN Pictures. Sutradara film ini mencoba menggabungkan kekuatan komedi dari Srimulat, film ini menciptakan suasana pada zaman 1980-an. Dengan menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik penelitian. Hasil analisis dengan terdapat beberapa signifier (penanda) dan signified (petanda) dalam adegan teori Ferdinand de Saussure. Pada film ini juga memiliki pesan moral di antara rendah diri, sadar diri, kebersamaan, percaya diri, berusaha, jujur, dan tanggung jawab

Cite

CITATION STYLE

APA

Muzakky, M. S. A., Munggaran, S. M., Rabbani, M. G., & Syaifullah, A. R. (2023). Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure pada Film “Srimulat: Hil Yang Mustahil – Babak Pertama.” Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(2), 145–156. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v6i2.2105

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free