Abstract
Pengelolaan sampah masih menjadi masalah terbesar di negara ini. Tata kelola yang buruk dan kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan menyebabkan sampah menumpuk di masyarakat. Saat ini pengelolaan sampah di Kota Batam khususnya yang terjadi di Kelurahan Mangsang masih menggunakan sistem pengangkutan sampah konvensional dimana petugas mengangkut sampah seminggu sekali. Meningkatnya jumlah penduduk, produksi sampah juga akan meningkat. Dengan padatnya penduduk menyebabkan kegiatan pengelolaan sampah yang saat ini digunakan menjadi kurang efektif, untuk membantu permasalahan tersebut perlu adanya inovasi dalam penanganannya. Oleh karena itu sistem pengangkutan sampah membutuhkan sebuah aplikasi yang terintegrasi dengan IoT yang terhubung dengan smartphone. Tujuan dari perancangan dan pembuatan aplikasi ini adalah untuk memberikan kemudahan dalam pengelolaan sampah dimana permasalahan yang selama ini sulit diatasi dapat ditekan seperti penumpukan sampah, sulitnya membuang sampah berukuran besar, tidak adanya fasilitas pengaduan, pembayaran biaya kebersihan yang tidak efektif. , dan kurangnya edukasi pada masyarakat mengenai sampah dapat diatasi dengan inovasi pada aplikasi ini. Aplikasi Penanganan Sampah GoZibil dapat digunakan dan telah diuji menggunakan metode black box testing untuk mengetahui fungsionalitas dari aplikasi yang telah dibangun.
Cite
CITATION STYLE
Nasrullah, M. F. A., Failasuf, B., Nadeak, K. R., & Risma, E. E. (2023). GoZibil: Aplikasi Monitoring Tempat Pembuangan Sampah di Kelurahan Mangsang. JURNAL INTEGRASI, 15(1), 46–55. https://doi.org/10.30871/ji.v15i1.4571
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.