Abstract
Inkubator bisnis memiliki peran sebagai lembaga pendamping yang membantu para pelaku usaha menjadi mandiri. Program pembinaan berjangka dihadirkan dalam bentuk training, coaching, mentoring, dan evaluating dengan tujuan mengurangi resiko kegagalan bisnis, memperoleh akses pasar, akses implementasi teknologi dan akses pendukung lainnya. Kegiatan inkubasi produk unggulan daerah merupakan kerjasama Unit Inkubator Bisnis Teknologi dibawah Science Techno Park (STP) Universitas Andalas dengan Kota Solok yang bertujuan melahirkan wirausaha mandiri yang menjadi cikal bakal klaster industri. Usaha Kecil Menengah (UKM) makanan ringan adalah salah satu jenis usaha yang menjadi fokus pengembangan. Kegiatan yang dilakukan dalam program inkubasi ini dilaksanakan dalam bentuk seminar sehari, workshop implementasi teknologi, pendampingan/inkubasi bisnis, kunjungan industri, Branding dan Packaging. Makanan ringan khas kota solok antara lain olahan singkong yang disebut Karak Kaliang dan aneka keripik dari berbagai jenis bahan baku, diantaranya keripik pare. Karak kaliang dari kota solok memiliki ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain yang memproduksi makanan yang sama. Karak kaliang kota solok berwarna putih bersih, ukurannya lebih kecil dibandingkan karak kaliang dari daerah lain. Selama ini karak kaliang dan keripik pare di produksi secara tradisional yang memiliki beberapa kekurangan antara lain, biaya produksi cukup tinggi karena minyak yang digunakan untuk menggoreng hanya bisa digunakan 3 kali ulangan, produk tidak tahan di simpan lama karena mudah tengik, upah tenaga kerja tinggi, pemasaran ditingkat lokal saja. Setelah mendapat sentuhan inovasi munculah karak kaliang yang di produksi secara lebih higienis, sehat dan kekinian dengan packaging dan branding baru, begitu juga dengan keripik pare. Kemajuan ini diharapkan dapat meningkatkan segmen pasar makanan ringan khas kota Solok, memperluas pemasaran, meningkatkan daya simpan dan daya saing produk. UKM mitra di harapkan mampu menjadi pioneer bagi kemajuan industri makanan ringan di kota Solok.The business incubator has a role as a companion institution that helps entrepreneurs become independent. Incubator programs are presented in training, coaching, mentoring, and evaluating to reduce the risk of business failure, gaining market access, access to technology implementation, and other supporting access. The incubation activity for superior regional products is a collaboration between the Technology Business Incubator Unit under the Andalas University Science Techno Park (STP) with the City of Solok, aiming to create independent entrepreneurs who become the forerunners of industrial clusters. Small and Medium Enterprises (UKM) snacks are one type of business that focuses on development. Activities carried out in this incubation program are carried out in one-day seminars, technology implementation workshops, business mentoring / incubation, industrial visits, branding, and packaging. Solok typical snacks include processed cassava called karak kaliang and various chips from various raw materials, including pare chips. karak kaliang from Solok City has characteristics that other regions that produce the same food don't have. Karak Kaliang from Solok City is pure white in color, smaller in size than Karak Kaliang from other areas. There are several problems with snacks production, such as Cost production, product quality, high labor wages, the market consumer. After receiving a touch of innovation, Karak kaliang characters are produced in a more hygienic, healthier, and up-to-date manner with new packaging and branding, as well as the bitter melon chips. This program is expected to increase the typical snack market segment of Solok city, expand marketing, increase shelf-life, and product competitiveness. SME partners expected to become a pioneer for the advancement of the snack industry in Solok .
Cite
CITATION STYLE
Lina, E. C., Refdi, C. W., Fithri, P., & Murtius, W. S. (2020). IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN MAKANAN RINGAN KARAK KALIANG KHAS KOTA SOLOK. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(4), 356–363. https://doi.org/10.25077/jhi.v3i4.474
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.