Martabat Manusia dan Komodifikasi Diri: Melihat Fenomena Self-Branding di Media Sosial Melalui Mata Immanuel Kant

  • Luqmansyah A
  • Oktaviani T
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat dalam beberapa dekade terakhir telah mengubah cara individu berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun identitas diri, melalui proses yang dikenal sebagai self-branding. Fenomena ini memberikan peluang bagi individu untuk memperkenalkan diri, meningkatkan pengaruh sosial, serta meraih peluang ekonomi yang lebih besar. Namun, praktik ini juga menimbulkan tantangan etis yang signifikan, terutama dalam konteks komodifikasi identitas. Self-branding sering kali mengharuskan individu untuk menampilkan citra tertentu yang sesuai dengan tuntutan pasar atau audiens, sehingga menempatkan martabat dan otonomi individu pada posisi yang terpinggirkan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak etis dari self-branding di media sosial melalui perspektif etika Kantian, yang menekankan pentingnya penghormatan terhadap martabat manusia dan otonomi individu dalam konteks digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks untuk menganalisis literatur yang relevan mengenai self-branding, kapitalisme digital, dan prinsip-prinsip etika Kantian. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun self-branding dapat meningkatkan karier dan memperluas jaringan profesional, ia juga berkontribusi pada komodifikasi identitas, di mana individu lebih dipandang sebagai objek yang dapat dimanipulasi untuk tujuan eksternal seperti popularitas dan pengakuan. Praktik ini bertentangan dengan prinsip Kantian yang menyatakan bahwa individu harus diperlakukan sebagai tujuan pada dirinya sendiri, bukan sebagai alat untuk tujuan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang etika digital, dengan menyoroti implikasi moral dari self-branding dan menyarankan pendekatan yang lebih etis dalam membangun identitas digital yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga menghormati martabat dan otonomi manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Luqmansyah, A., & Oktaviani, T. U. (2025). Martabat Manusia dan Komodifikasi Diri: Melihat Fenomena Self-Branding di Media Sosial Melalui Mata Immanuel Kant. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 6496–6504. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4629

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free