Abstract
Salah satu aplikasi integral tentu adalah menentukan volume benda putar. Dalam penerapannya, peserta didik harus membutuhkan kemampuan dalam visualisasi, analisis dan deduksi formal yang baik untuk menyelesaikan masalah aplikasi integral tentu pada volume benda putar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang ditemukan pada saat peserta didik menyelesaikan masalah volume benda putar serta proses scaffolding yang dilakukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak enam orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah think aloud. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa kesalahan yang dialami keenam subjek penelitian dengan kemampuan awal yang berbeda yaitu menyederhanakan fungsi bernilai mutlak. Strategi scaffolding yang diterapkan yaitu memberikan pertanyaan yang mengarahkan untuk mengingat dan menjelaskan definisi fungsi bernilai mutlak. Selain itu, semua subjek penelitian juga mengalami kesalahan dalam memformulasikan volume benda putar. Strategi scaffolding yang diterapkan adalah memberikan pertanyaan untuk mengingatkan terkait konsep-konsep yang digunakan dalam memformulasikan volume benda putar. Kemudian, subjek penelitian dengan kemampuan rendah mengalami kesalahan dalam menentukan daerah yang dibatasi beberapa fungsi dan kesalahan dalam mengidentifikasi komponen-komponen yang digunakan untuk menentukan volume irisan benda putar. Strategi scaffolding yang diterapkan adalah mengajak peserta didik untuk berkontribusi mencari petunjuk–petunjuk dalam menentukan daerah yang dibatasi beberapa fungsi dan menentukan komponen-komponen yang ada dalam irisan benda putar.
Cite
CITATION STYLE
Fahcruddin, I., & Sulandra, I. M. (2021). PROSES SCAFFOLDING BERDASARKAN KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM PEMECAHAN MASALAH VOLUME BENDA PUTAR. HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2). https://doi.org/10.31100/histogram.v4i2.586
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.