Abstract
Abstract: Nahwu merupakan ilmu ‘alat’ untuk memahami bahasa keislaman, dan salah satu matn nahwu yang paling banyak mendapat apresiasi luas adalah al-Muqaddimah al-A miyyah karya Ibnu A m (Abu> Abdulla>h Muh}ammad as}-S{inha>ji> 672-723 H) yang dikembangkan oleh para ulama selanjutnya dalam bentuk syarh}, naz\m, h}asyiyyah, dan taqri>ra>t, salah satunya Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani (1230-1314 H/1815-1897 M) dengan judul: Fath} Ga>fir al-Khat}iyyah ‘ala al-Kawa>kib al-Jaliyyah fi Naz}m al-Ajurru>miyyah. Kitab nahwu Nawawi ini bercorak ta‘li>mi> (pedagogik) dan didesain untuk kepentingan pembelajaran dengan gaya narasi yang sederhana, sistematis, dan minim perdebatan masalah khilafiyyah, disertai contoh-contoh kreatif. Tulisan ini menemukan bahwa Syaikh Nawawi memberikan tambahan dengan menghadirkan contoh-contoh yang sedikit banyak berkaitan dengan isu-isu pendidikan dan keislaman, seperti ilmu dan belajar dan proses belajar-mengajar antara guru-murid, hingga isu-isu teologis seperti muslim dan kafir, di samping isu-isu lingkungan, perjalanan, dan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Keywords: gramatikal Arab, ulama Jawi, al-Ajurrumiyyah
Cite
CITATION STYLE
. K. (2018). ASPEK GRAMATIKAL SYAIKH NAWAWI AL-BANTANI (PERSPEKTIF LINGUISTIK ARAB). Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, 9(2). https://doi.org/10.24042/albayan.v9i2.2256
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.