Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat protein ransum dan lama pencahayaan terhadap bobot potong, persentase karkas dan non karkas pada burung puyuh jantan. Penelitian ini menggunakan puyuh jantan umur 4 minggu berjumlah 275 ekor dengan rataan bobot badan 80 ± 0,07 gram (CV=9,00). Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola petak terbagi dengan petak utama berupa penambahan cahaya C0 12 jam (18.00 – 06.00 WIB), C1 6 jam (18.00 – 00.00 WIB) dan C2 4 jam (18.00 – 22.00 WIB) sedangkan anak petaknya berupa tingkat protein dalam ransum P1 yaitu 18%, P2 20% dan P3 22%. Tiap kelompok diulang sebanyak 3 kali dan setiap petak terdiri 10 ekor. Variabel yang diamati adalah bobot potong, persentase karkas dan persentase non karkas. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tingkat protein berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase non karkas tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot potong dan persentase karkas sedangkan cahaya berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot potong dan persentase non karkas.
Cite
CITATION STYLE
Kulsum, U., Muryani, L. R., & Sunarti, D. (2017). Pengaruh Tingkat Protein Ransum dan Lama Pencahayaan Terhadap Bobot Potong, Persentase Karkas dan Non Karkas Burung Puyuh Jantan. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 19(3), 134–139. https://doi.org/10.25077/jpi.19.3.130-135.2017
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.