Abstract
Pernikahan usia dini adalah masalah yang muncul baik di Indonesia maupun di dunia, dari data SKAP Remaja BKKBN Provinsi Banten tahun 2019 banyak yang melakukan pernikahan di bawah usia 18 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, tempat tinggal dan suku dengan pernikahan usia dini pada wanita usia subur di Provinsi Banten tahun 2019. Penelitian ini berjenis kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen; pendidikan, tempat tinggal dan suku. Variabel dependen adalah Pernikahan usia dini. Responden seluruh data wanita usia subur yang terdapat pada data SKAP BKKBN Provinsi Banten tahun 2019 berjumlah 1709 orang. Menggunakan data sekunder dari SKAP BKKBN Provinsi Banten tahun 2019. Analisis data bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara pendidikan (P:0,000), tempat tinggal (P:0,000), dan suku (P : 0,000) dengan pernikahan usia dini. Perempuan yang tidak berpendidikan formal beresiko melakukan pernikahan dini, wanita yang bertempat tinggal di pedesaan memiliki kecenderungan menikah secara dini dibandingkan dengan perempuan yang bertempat tinggal di perkotaan serta suku tertentu yang biasa melakukan pernikahan dini.
Cite
CITATION STYLE
Khotimah, H., & Lindawati, R. (2022). Analisis Pernikahan Usia Dini pada Wanita Usia Subur (Data SKAP BKKBN Provinsi Banten 2019). Faletehan Health Journal, 9(02), 170–175. https://doi.org/10.33746/fhj.v9i02.329
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.