HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PUSKESMAS PIYUNGAN

  • Devi A
  • Rohmah A
  • Astuti T
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue. Penyakit DBD ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada penderita DBD saat dilakukan pemeriksaan darah lengkap, hasil yang paling umum terjadi adalah penurunan jumlah leukosit dan jumlah trombosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah leukosit dengan jumlah trombosit pada pasien DBD di Puskesmas Piyungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dan pengambilan data menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dengan jumlah sampel sebanyak 26 pasien. Hubungan antara jumlah leuksoit dengan jumlah trombosit pada penderita DBD diuji menggunakan uji korelasi Spearman’s. hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman’s tidak didaptkan hubungan yang bermakna antara jumlah leukosit dengan jumlah trombosit pada pasien DBD (p = 0,0774), serta tingkat hubungan sangat lemah dengan arah hubungan positif (r = 0,059). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah leukosit dengan jumlah trombosit pada pasien DBD di Puskesmas Piyungan. Penurunan jumlah leukosit dan trombosit merupakan keadaan umum yang sering dijumpai pada pasien DBD. Kata kunci        : DBD, leukosit, trombosit

Cite

CITATION STYLE

APA

Devi, A. R. R., Rohmah, A. N., & Astuti, T. D. (2024). HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PUSKESMAS PIYUNGAN. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 5(1), 46–54. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v5i1.212

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free