HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI RUMAH SAKIT SELE BE SOLU KOTA SORONG

  • Loihala M
  • Efake H
  • Mustamu A
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Katarak merupakan penyebab yang paling sering menimbulkan kebutaan yang dapat diobati diseluruh dunia.Komunikasi teraupetik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Manfaat komnunikasi teraupetik adalah untuk mendorong dan menganjurkan kerja sama antara perawata dan pasien. Mengidentifikasi, mengungkapkan perasaan dan mengkaji masalah dan evaluasi tindakan yangt dilakukan oleh perawat.Kecemasan merupakan suatu perasaan khawatir, perasaan tidak enak atau merasa sangat takut sebagai akibat dari suatu ancaman atau perasaan yang mengancam dan sumber nyata dari kecemasan tersebut tidak dapat diketahui pasti.Jenis Penelitian deskriptif korelasi dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian pasien pre Operatif katarak.Sampel penelitian 37 pasien pre operatif Katarak.Menggunakan lembar Observasi HARS dan Kuesioner Komunikasi Teraupeutik berisi 20 pernyataan.Hasil uji statistik menggunakan uji Spearman rank. Diperoleh nilai p = 0.376 antara komunikasi terapeutik terhadap kecemasan pasien pre operasi katarak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Loihala, M., Efake, H. P., & Mustamu, A. C. (2019). HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI RUMAH SAKIT SELE BE SOLU KOTA SORONG. Nursing Arts, 13(2), 117–123. https://doi.org/10.36741/jna.v13i2.91

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free